foto : kepala dinas kesehatan saat menyampaikan sambutan
finews, Pacitan – Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 80, Dinas Kesehatan Pacitan mengadakan rangkaian kegiatan Indonesia Merdeka. Acara yang sukses digelar ini bertajuk “Pacitan sehat dan sejahtera”.
Ratusan masyarakat Pacitan dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan pada kegiatan car free day (CFD) di Alon Alon Pacitan (3/8) lalu.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Daru Mustikoaji menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut meliputi senam bersama, cek kegiatan gratis dan pelayanan kesehatan tradisional.
“Selain itu juga ada kegiatan berbagai edukasi kesehatan, meliputi Pekan Asi Sedunia, Bulan Vitamin A untuk balita dan edukasi perijinan makanan dan minuman serta acara hiburan musik,” jelasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat semakin populer. Terlihat dari semakin banyaknya komunitas olahraga, seperti lari, dan banyak orang yang mulai membiasakan diri untuk berolahraga dan konsumsi makanan sehat.
Gaya hidup tersebut perlu dijaga dan dilakukan secara konsisten untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, pemeriksaan kesehatan rutin juga perlu dilakukan agar kesehatan semakin terjaga.
Pelayanan kesehatan tradisional telah diakui keberadaannya sejak dahulu kala dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Sampai saat ini pelayanan kesehatan tradisional terus berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi disertai dengan peningkatan pemanfaatannya oleh masyarakat sebagai imbas dari semangat untuk kembali menggunakan hal-hal yang bersifat alamiah atau dikenal dengan istilah ’back to nature’.
Pelayanan kesehatan tradisional yang dilakukan dinas kesehatan Pacitan adalah upaya kesehatan dengan cara pengobatan yang mengacu pada pengalaman dan keterampilan turun temurun secara empiris, yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Pelayanan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik secara preventif, promotif, kuratif, maupun rehabilitatif. (can)








