foto : bupati tiba di tempat kejadian longsor
finews, Tulungagung – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersama Wakil Bupati Ahmad Baharudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi longsor di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung pada Rabu (20/8) kemarin.
Tanah longsor tersebut tidak hanya menutup jalan poros utama, tetapi juga merusak tiga ruangan aktif di SDN 2 Kradinan, yaitu kamar mandi, perpustakaan, dan ruang kelas 4.
Disamping itu kamar mandi yang baru dibangun tahun 2024 lalu, perpustakaan yang digunakan untuk literasi, dan ruang kelas 4 yang aktif digunakan siswa, semuanya rusak parah akibat diterjang lumpur.
Selain bangunan sekolah, longsor juga menyebabkan ribuan buku di perpustakaan hancur tertimbun lumpur. Beberapa dokumen kelas 4 berhasil diselamatkan, meskipun dalam kondisi rusak. Kepala SDN 2 Kradinan, Tina Susanti, melaporkan bahwa peristiwa longsor diketahui pertama kali dari laporan warga yang melintas di depan sekolah. “Warga ketika melintas, yang mengetahui lebih dulu jika sekolah kami tertimpa longsor,” ucapnya.
Bupati Gatut Sunu Wibowo menyatakan keprihatinannya atas kejadian bencana ini dan Pemkab Tulungagung berkomitmen untuk menangani dampak bencana secara cepat dan tepat berdasarkan hasil analisa di lapangan. “Kami berharap proses pemulihan berjalan lancar dan kegiatan belajar mengajar para siswa tetap berjalan tanpa hambatan,” ujarnya. (lukman)
#PROKOPIM TULUNGAGUNG








