foto : truk tangki terguling ditemukan tanpa sopir
finews, Tulungagung – Satreskrim Polres Tulungagung menyelidiki kasus kecelakaan tunggal truk tangki pengangkut solar di ruas Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung-Trenggalek di desa Besuki, Tulungagung.
Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Ryo Pradana mengatakan saat ini anggotanya telah diterjunkan untuk mencari pemilik serta pengemudi truk tangki AG 9462 UT tersebut. Polisi juga bakal menyelidiki legalitas atau kelengkapan dokumen-dokumennya.
“Ini masih dicari dokumennya izin,” kata Ryo Pradana, Jumat (28/11).
Upaya penyelidikan dilakukan karena pengemudi menghilang . Truk berwarna kombinasi biru dan putih tersebut juga tidak dilengkapi dengan identitas perusahaan maupun jenis BBM yang diangkut pada lambung tangki.
Sebuah sumber menyebut pihak perusahaan pengangkutan itu telah menghubungi kepolisian Tulungagung.Namun Kasatreskrim belum menemukan pemilik truk terguling tersebut.
Sebelumnya,sebuah truk tangki bermuatan solar dengan nomor polisi AG 9462 UT terguling di JLS pada Jum’at (28/25).
Peristiwa ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena tangki tersebut tidak memiliki label perusahaan sebagai identitas transporter resmi.
Minimnya identitas pada truk tangki itu membuat publik menduga-duga bahwa kendaraan tersebut merupakan “tangki siluman” yang mungkin digunakan untuk mengangkut solar subsidi ilegal.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
“Njeeh pak, untuk laka tersebut sudah kami evakuasi dan sudah ditangani. Korban tidak ada, itu laka tunggal. Ini masih kami dalami karena driver tidak ada di lokasi,” jelasnya,Jum’at (28/11).
Sopir Lenyap, Solar Berpindah
Usai dilakukan evakuasi selama 2,5 jam truk tanki berada di tempat yang lebih landai, sekaligus memindahkan mutan solar. Dari berbagai pemberitaan tak lama usai dievakuasi truk tanki lainya datang dan menyedot solar muatan truk yang terguling. Belum diketahui inisiatif ini bermula dari siapa.
Hilangnya pengemudi setelah kecelakaan tunggal semakin mempertegas kecurigaan publik. Banyak yang mempertanyakan alasan sopir meninggalkan lokasi apabila tidak ada pelanggaran atau muatan ilegal yang dibawa.
Polisi Harus Usut Tuntas
Kasus ini bukan sekadar kecelakaan lalu lintas, namun mengarah pada dugaan adanya praktik pengangkutan solar ilegal. Publik mendesak polisi untuk mengusut tuntas asal usul truk tangki tersebut, termasuk legalitas muatan dan identitas transportir.
Mengutip detikjatim, Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat saat dikonfirmasi apakah truk mengangkut solar subisidi ilegal, ia mengaku belum bisa memastikan.
“Sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan, perkembangan akan saya infokan ya,” kata M Taat.
Publik menunggu langkah Polisi guna memastikan bahwa distribusi BBM di wilayah Tulungagung berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik penyimpangan.(oky)
