Kondom,Evolusi Pelindung Seksual

foto : ilustrasi/ ist

finews,- Kondom,merupakan alat kontrasepsi sekaligus pelindung dari penyakit menular seksual.Kondom telah ada sejak ribuan tahun lalu. Evolusi kondom ini menarik untuk ditelusuri, dari bahan-bahan alami hingga teknologi modern.

Zaman Kuno: Pelindung dari Bahan Alami

Mesir Kuno: Bukti tertua penggunaan “kondom” ditemukan di Mesir Kuno, berupa selubung linen yang digunakan untuk melindungi alat kelamin dari serangga dan penyakit tropis.

Tiongkok dan Jepang: Orang-orang di wilayah ini menggunakan kondom yang terbuat dari kulit hewan, seperti ikan atau domba, sebagai alat kontrasepsi.

Roma Kuno: Kondom dari bahan usus hewan juga populer di Roma Kuno.

Abad Pertengahan Hingga Modern Awal

Pada abad pertengahan penggunaan kondom mulai dikaitkan dengan pencegahan penyakit menular seksual. Seorang dokter Inggris, Dr. Condom, dipercaya sebagai orang pertama yang memperkenalkan kondom modern pada abad ke-17.

Era Revolusi Industri Penemuan karet vulkanisir pada abad ke-19 membawa perubahan besar dalam produksi kondom. Kondom karet menjadi lebih kuat, elastis, dan nyaman digunakan.

Abad ke-20 dan Seterusnya

Kondom Lateks, kondom lateks menjadi standar industri pada abad ke-20 karena sifatnya yang kuat, tipis, dan sensitif.

Inovasi Modern, industri kondom terus berinovasi dengan berbagai jenis kondom yang disesuaikan dengan preferensi pengguna, seperti kondom berlubang, bertekstur, dan beraroma.

Kondom untuk Wanita,selain kondom pria, kondom wanita juga dikembangkan sebagai alternatif kontrasepsi dan pencegahan PMS.

Fungsi Kondom

Kondom memiliki fungsi, sebagai

-Kontrasepsi: Mencegah kehamilan dengan menghalangi sperma mencapai sel telur.

-Pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS): Melindungi dari berbagai jenis PMS, seperti HIV/AIDS, gonore, dan sifilis.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *